PROFIL
DESA PASONGSONGAN
GAMBARAN
UMUM DESA PASONGSONGAN
A. SEJARAH DESA PASONGSONGAN
Babat desa erat sekali dengan babat
kabupaten, dengan kerajaan/negeri. Untuk itu dalam menulis babat desa khususnya
desa Pasongsongan juga perlu mempelajarai babat Madura.Dasar lain agar
mendekati kebenaran tentang babat desa Pasongsongan bisa dilihat
peninggalan-peninggalan yang masih ada, cerita-cerita para orang dulu, apalagi
desa Pasongsongan ada tertulis palang atau kepala desa Pasongsongan, nama desa
Pasongsongan diambil dari kata SONG-SONG yang berarti payung. Jadi, desa
Pasongsongan merupakan panjang bagi masyarakatnya yang dapat memberikan naungan
dan kenyamanan rakyatnya.
Desa
ini berada di sebelah barat daya kab. Sumenep, yang sebelahnya baratnya
berbatasan dengan desa Bindang Kab. Pamekasan, utaranya adalah laut Jawa,
sebelah timur desa Panaongan, dan sebelah selatan desa Dempo Timur, luasnya
kurang lebih 17.868 Ha, yang bentuknya menyerupai bujur sangkar, kondisi
jalan-jalan desa yang sangat memprihatinkan, yaitu jalan masih banyak yang
berupa jalan tanah Karena selama ini kurang disentuh oleh program-program
pemerintah.
Desa
pasongsongan ini merupakan legenda rakyat, jaman dahulu kala yaitu jaman
kerajaan Sumenep, tempat ini pernah dilewati serombongan prajurit beserta
petinggi kerajaan berdoa kepada Allah SWT, doanya dikabulkan dan diberikan awan
tebal yang menyerupai payung yang dapat memayungi semua rombongan. Dengan itulah
desa ini diberi nama SONG-SONG yang berarti payung.
Pada
jaman pemerintahan India Belanda atau sebelum Indonesia merdeka, atas
kesepakatan masyarakat terbentuk pemerintahan desa yang bernama Pasongsongan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar