Desa Pasongsongan

Rabu, 15 Februari 2017

Sejarah Desa Pasongsongan

PROFIL DESA PASONGSONGAN
GAMBARAN UMUM DESA PASONGSONGAN

A. SEJARAH DESA PASONGSONGAN
            Babat desa erat sekali dengan babat kabupaten, dengan kerajaan/negeri. Untuk itu dalam menulis babat desa khususnya desa Pasongsongan juga perlu mempelajarai babat Madura.Dasar lain agar mendekati kebenaran tentang babat desa Pasongsongan bisa dilihat peninggalan-peninggalan yang masih ada, cerita-cerita para orang dulu, apalagi desa Pasongsongan ada tertulis palang atau kepala desa Pasongsongan, nama desa Pasongsongan diambil dari kata SONG-SONG yang berarti payung. Jadi, desa Pasongsongan merupakan panjang bagi masyarakatnya yang dapat memberikan naungan dan kenyamanan rakyatnya.
            Desa ini berada di sebelah barat daya kab. Sumenep, yang sebelahnya baratnya berbatasan dengan desa Bindang Kab. Pamekasan, utaranya adalah laut Jawa, sebelah timur desa Panaongan, dan sebelah selatan desa Dempo Timur, luasnya kurang lebih 17.868 Ha, yang bentuknya menyerupai bujur sangkar, kondisi jalan-jalan desa yang sangat memprihatinkan, yaitu jalan masih banyak yang berupa jalan tanah Karena selama ini kurang disentuh oleh program-program pemerintah.
            Desa pasongsongan ini merupakan legenda rakyat, jaman dahulu kala yaitu jaman kerajaan Sumenep, tempat ini pernah dilewati serombongan prajurit beserta petinggi kerajaan berdoa kepada Allah SWT, doanya dikabulkan dan diberikan awan tebal yang menyerupai payung yang dapat memayungi semua rombongan. Dengan itulah desa ini diberi nama SONG-SONG yang berarti payung.
            Pada jaman pemerintahan India Belanda atau sebelum Indonesia merdeka, atas kesepakatan masyarakat terbentuk pemerintahan desa yang bernama Pasongsongan.

 
Gambar Balai Desa Pasongsongan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar